Selasa, 02 April 2013

Manado, Kota Pariwisata Dunia mulai membidik event kuliner Internasional



MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) merupakan jenis kegiatan pariwisata yg dilakukan oleh suatu kelompok besar dengan perencanaan yang matang,yang pada akhirnya berangkat bersama menuju tujuan tertentu. MICE sebenarnya sudah menjadi andalan priwisata di beberapa Negara maju seperti Jepang dan Jerman, namun ternyata dunia MICE ini kurang mendapatkan perhatian khusus di Indonesia karena kurangnya pengetahuan di dunia MICE itu sendiri, sehingga hanya sedikit saja pihak Indonesia yang mau bermain di dunia MICE. Menyadari hal tersebut, saat ini mulai ada lembaga pendidikan yang memberikan pendidikan tentang MICE. Ini tentu bertujuan untuk melahirkan generasi yang nantinya diharapkan bisa mengelola bidang MICE sebagai bisnis yang menjanjikan di Indonesia dan mengangkat kembali dunia pariwisata Indonesia ke mata Dunia International.
Untuk mengejar ketinggalan dari Negara lain, beberapa tahun terakhir ini Indonesia mulai gencar mengadakan event-event berskala Nasional maupun Internasional. Di beberapa kota misalnya, sudah banyak menyediakan tempat-tempat yang di tujukan untuk mengadakan MICE. Salah satunya yaitu kota Manado. Kota Manado merupakan kota yang sangat terkenal akan keramah tamahan dari para penduduknya dan merupakan kota dengan pemandangan alam yang sangat menakjubkan. Tak heran jika kota Manado ini sering kali menjadi tempat tujuan wisata bagi para turis lokal maupun Internasional. Salah satu daya tarik dari kota Manado ini yaitu keindahan taman laut nasional Bunaken. Selain karena keindahan alamnya, kota Manado sering sekali mendapatkan kunjungan berbagai event Internasional yang diantaranya menitik beratkan pada event Internasional bertemakan Kepariwisataan, sehingga pada tahun 2010 kota Manado ini dinobatkan sebagai kota pariwisata dunia.
Selain sebagai kota pariwisata, ternyata Manado sering sekali menjadi tempat tujuan diadakannya MICE. Terbukti dengan banyaknya pertemuan-pertemuan penting yang melibatkan para pejabat-pejabat internasional, maupun para pebisnis internasional. Dalam hal ini berarti kota Manado sudah termasuk kota yang bisa atau dapat menyediakan keperluan MICE berskala inernasional yang tentu saja akan menguntungkan bagi kemajuan kota maupun bangsa Indonesia.
Dari berbagai event yang pernah diadakan di kota pariwisata ini, salah satu yang sedang dikembangkan oleh pemerintah kota Manado ini antara lain event dalam bidang Kuliner yang berskala Nasional yang diharapkan akan menjadi skala Internasional. Dari event kuliner tersebut tercatat ada beberapa event yang cukup banyak menarik minat wisatawan asing maupun lokal, diantaranya, Japanese Food Festival in Novotel Hotel Manado yang diselenggarakan pada tanggal 25 Maret 2011. Acara ini digelar sebagai apresiasi masyarakat Sulawesi Utara yang menyukai kuliner asal negeri matahari terbit tersebut. Event ini diadakan dari mulai pukul 7 malam sampai selesai. Juru masak di Japanese Food Festival tersebut akan menyiapkan 541 macam menu makanan bercita rasa Negara Jepang. Dan setiap tamu yang datang diberikan promo makanan berlima hanya bayar empat. Sungguh suatu sajian acara yang dikemas dengan menarik.
Event berikutnya merupakan event gabungan dari pelaksanaan ASEAN Tourism Forum (ATF) yang berlangsung pada tanggal 11 – 15 Januari 2012  di kawasan Golden Kawanua. Dalam festival kuliner ini akan ditampilkan berbagai jenis makanan khas daerah baik Sulut maupun daerah lainnya di Indonesia yang sudah diracik sehingga bisa dimakan oleh para tamu asing yang datang mengikuti ATF. Ada sekitar 17 outlet yang disediakan, dari jumlah tersebut sekitar Sembilan outlet yang menawarkan berbagai jenis makanan dan minuman dengan harga terjangkau dan halal bagi siapa saja yang ingin menyantapnya. Pelaksanaan festival kuliner ini sengaja mengambil lokasi disamping tempat pelaksanaan sellers meet buyers di kawasan Golden Kawanua sekitar 500 meter dari tempat pelaksanaan siding-sidang ATF di Grand kawanua Convention Center dan Hotel Novotel.

Event yang tak kalah menariknya yaitu Festival Kuliner Ramadhan di Megamas Manado yang berlangsung pada tanggal 22 Juli 2012. Dengan tema yang diusung yaitu Berbagi Kabaikan sambut Kemenangan, lokasi festival kuliner yang letaknya hanya beberapa meter saja dari bibir pantai Manado merupakan tempat yang ideal untuk berbuka puasa bersama kerabat, kenalan, dan keluarga. Tidak hanya stand kuliner yang tersaji disana, beberapa stan lainnya ada yang menjual pernak-pernik perhiasan, tas jinjing, dan aneka aksesoris menarik lainnya. Satu diantara stan kuliner, ada yang khusus menyajikan menu kue-kue dan beragam minuman untuk berbuka ouasa. Mulai dari es kelapa muda, kolak, es cendol, dan es buah.
Dilihat dari event-event diatas, Manado memang belum mempunyai event khusus berskala Internasional. Akan tetapi pemerintah Manado mulai mengusahakan agar event yang akan diselenggarakan berikutnya akan mengangkat tema Kuliner yang tentu saja bertujuan mengenalkan makanan tidak hanya makanan khas Sulawesi Utara atau Manado, tetapi mengenalkan makanan khas Indonesia ke khalayak Internasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar