Kamis, 04 April 2013

Berkenalan dengan Awan yuuk.. !!


Siang-siang gini Ciel nenclok  di jendela kamar atas Ciel sambil mandangin awan diatas langit yang cerah...*hah? emang burung??
jadi tenang hati kalo gini nih.. hhahha... ^_^

Kalau kita menengadah melihat langit, sering kali kita lihat awan putih dengan bentuk yang beraneka ragam ya guys.. :) kadang-kadang bergumpal, kadang tersebar tipis, berbentuk seperti ikan, gajah, lele, paus, landak... *ini awan ato apaan?? kadang juga hanya sebaris tipis atau bergaris-garis seperti serat..



memang bentuk awan selalu berubah-ubah mengikuti keadan cuaca. Sering kali awan juga berbentuk indah seperti saya ~^^ *lhoo??? seperti lukisan dilangit maksudnya haha ~^^ *ampun ditimpukin reader -____-' 
dari situlah, timbul pertanyaan, apakah awan itu?? dan bagaimana bentuknya?? :/ 
naahhhh, begini.. ciel kasih tau kalian semua ya guys rahasia dibalik awan ini... kok Ciel bisa tau?? kan Ciel abis semedi di gunung Bromo makanya bisa tau... hhahha ~^^



guys, jika matahari bersinar, cahayanya sampai dipermukaan bumi, terus diserap oleh bumi, tumbuhan, tanah, sungai, danau dan lau, sehinga menyebabkab air menguap. Nah, Uap air ini lantas naik ke udara atau atmosfer. Uap air naik semakin lama semakin tinggi karena tekanan udara didekat permukaan bumi lebih besar dibandingkan di atmosfer bagian atas. Semakin keatas, suhu atmosfer juga semkain dingn, maka uap air mengembun pada debu-debu atmosfer, membentuk itik air yang sangat halus berukuran 2 - 100 mm ( 1 mm = 1 / 1.000.000 meter ). anpa adanya debu atmosfer yang disebut aerosol, pengembunan tidak mudah terjadi. 

nah guys, Miliaran titik-titik air tersebut inilah yang kemudian berkumpul membentuk awan. Bentuk awan ini juga bermacam-macam tergantung dari keadaan cuaca dan ketinggiannya. Tetapi, bentuk utamanya ada 3 jenis yaitu, yang berlapis-lapis, kalau dalam bahasa latin disebut Stratus, yang berserat-serat disebut Cirrus, dan yang bergumpal disebut Cumulus.

Daerah ketinggiannya dibagi tiga, yaitu daerah rendah kurang dari 3.000 m , daerah menengah antara 3.000 - 6.000 m, dan daerah tinggi diatas 6.000 m. Didaerah rendah (kurang dari 3.000m) awan stratus menutupi puncak gunung yang tidak terlalu tinggi. di daerah rendah tengah, awan akan berbentuk srato-cumulus, dan yang dekat ketinggian 3.000 m awan berbentuk cumulus. awan besar dan tebal didaerah rendah disebut cumolo nimbus ini berpotensi menjadi hujan, juga menyebabkan terjadinya guruh dan petir...



Awan pada ketinggian menengah dapat terbentuk diatas gunung yang tingginya lebih dari 3.000 m, ini yang sering kita liat membentuk payung diatas puncak gunung itu lho guys.. ^_^ Misalnya nih ya, diatas Gunung Ciremai (3.078 m), di puncak-puncak pegunungan Jaya Wijaya di Irian yang tingginya 4.000-5.000 m, bahkan selalu diliputi salju. Demikian juga seperti di Gunung Fuji (3.776 m) yang ada Jepang sana puncaknya selalu diliputi salju putih cemerlang yang sangat indah hhe... ^_^  pada ketinggian menengah ini dapat terbentuk awan alto - stratus yang berderet-deret, alto-cumulus, dan alto cirus.


Bagaimana dengan didaerah tinggi dengan ketinggian diatas 6.000 m  tieh?? :O
nah, kalo disana terbentuk awan yang bernama siro-stratus yang tampak sebagai teja disekitar matahari atau bulan. Juga berbentuk awan siro-cumulus yang bentuknya berkeping-keping terhampar luas. Juga dapat terbentuk awan sirus yang tipis bertebar seperti asap. 

Nahhhh, itulah sekilas tentang awan yang sering kita lihat indah dilangit.. 
coba deh sekarang kalian keluar rumah dan lihat bentuk awan apa yang ada di langit diatas kalian??
itu semua tergantung imajinasi kalian menggambarkan indahnya bentuk awan yang diciptakan oleh sang Pencipta alam semesta ini... ^^~

silahkan komentarnya ya guys, jangan lupa... :)
don't be a silent reader!! ok?!  :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar